Mencari Kebahagiaan Hakiki | Rokhmin Dahuri

Umumnya tujuan manusia di dunia ini yaitu mencari, mendambakan, dan menggapai kehidupan sukses dan bahagia. Bahkan, mereka pun sadar bahwa untuk mencapai kebahagiaan itu perlu pengorbanan. Hanya saja, dalam mencari dan mendefinisikan kebahagiaan dan kesuksesan, manusia berbeda satu sama lain.
Jika terhadap harta materi kita melakukan penjagaan begitu ketat, sudahkah kita melakukan penjagaan yang ketat terhadap keimanan kita?
Banyak yang dapat kita lakukan untuk menjaga keimanan kita, diantaranya selalu berusaha melakukan kebaikan, selalu memberi manfaat untuk orang lain, banyak mengkaji ilmu, menyibukkan diri dalam majelis-majelis ilmu, bergaul dengan orang-orang shalih, dan beribadah sesuai dengan syariatnya.
#nice quote Bagian Pertama Tentang Tujuan Kita Mencari Kebahagiaan Hakiki =>
The Quest for Happiness | Mencari Kebahagiaan Hakiki | Rokhmin Dahuri | Rokhmin Dahuri Institut

Minggu, 01 Januari 2012


Selayang Pandang SMAN 2 Cirebon


SEJARAH BERDIRINYA SMA NEGERI 2 KOTA CIREBON

SMA Negeri 2 Cirebon didirikan berdasarkan Surat Keputusan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 109/SMU/II/1967 tanggal 1 Januari 1967. Upacara peresmian pembukaan diadakan pada tanggal 27 Januari 1967 bertempat di bangsal SMA Negeri 2 dan dipimpin oleh Wakil Kepala Inpeksi SMA yaitu Bapak Sundoro (Alm) serta berlangsung secara sederhana penuh dengan khidmat.
Dalam proses pembentukanya SMA Negeri 2 Cirebon untuk pertama kalinya langsung memiliki formasi siswa kelas I, II, dan III yang berasal dari pembauran dua sumber lembaga pendidikan yaitu sebagian siswa dari SMA Negeri di Jl. Dr. Wahidin 79 (sekarang SMAN 1) dan sebagian lagi dari SMU Swagati Jl, Dr. Cipto Mangunkusumo No.1 (sekarang SMAN 2).

Sebagai pimpinan pertama SMA Negeri 2 Cirebon (1967-1968) dijabat oleh Bapak R. Abdullah, seorang guru senior dari SMA Negeri Cirebon dan tokoh pendidikan terkemuka di wilayah III Cirebon. Personil pendidik dan stafnya/tata usahanya hasil pembauran dua lembaga tadi. Lebih tepatnya, jumlah guru yang diangkat sebanyak 19 orang dan tata sahanya sebanyak 8 orang dengan jumlah siswa sebanyak 687 orang (18 kelas).
Adapun nama-nama dari Bapak/Ibu Guru perintis pendidikan SMA Negeri 2 Cirebon adalah :
1. Bapak R. Abdullah : sebagai Kepala Sekolah (pensiun)
2. Bapak E. Rukiyat : sebagai Wakil Kepala Sekolah
3. Bapak Subagjo : sebagai guru
4. Bapak Oma Rutoma : sebagai guru
5. Bapak Suhadi S : sebagai guru (pensiun)
6. Bapak Edi Dwiyono : sebagai guru (pensiun)
7. Ibu Romlah : sebagai guru (pensiun)
8. Bapak Hanan Supriadi : sebagai guru (alm)
9. Bapak Abdul Muin : sebagai guru (alum)
10. Bapak Dhaljuri : sebagai guru (almarhum)
11. Bapak Yoyo Guharya : sebagai guru (sampai sekarang)
12. Ibu Tuti Yuliahati : sebagai guru (pindah tugas)
13. Bapak Sudarja : sebagai guru (alm)
14. Bapak Sukarno : sebagai guru (alm)
15. Bapak Suryadi : sebagai guru
16. Bapak Suprapto : sebagai guru (alm)
17. Bapak Ugon S : sebagai guru (pensiun)
18. Bapak Siswoyo : sebagai guru (pensiun)
19. Bapak Toto Sudana : sebagai guru (alm)

Adapun nama-nama Karyawan Tata Usaha yaitu :
1. Bapak Makbul : (pensiun)
2. Bapak Sujono : (pensiun)
3. Bapak Darsini : (pindah tugas ke Pertamina)
4. Bapak Asnawi : (pensiun)
5. Bapak Subrata : (alm)
6. Ibu Lianny : (pensiun)
7. Ibu Hianny : (pensiun)
8. Bapak Madgana : (alm)


Walaupun dengan personil yang sangat minim, roda pendidikan di SMAN 2 Cirebon berjalan lancar, layaknya seperti sekolah yang mapan. Bahkan mereka mampu membuat kejutan-kejutan dan terobosan yang berani untuk menjejarkan dengan sekolah-sekolah lain yang sudah lama berdiri. Diantaranya pada tahun itu juga SMUN 2 mampu mempelopori berdirinya sebuah studio Radio Pelajar yang pertama kali ada di kota Cirebon dengan nama (call sign) Radio Genta Pelajar (RGP) Smanda Cirebon, dan berkumandang pada frekuensi 2,4 Mega Cicle per detik.
Sebagai pimpinan studio, dipercayakan kepada Bapak Oma Rutoma , dan sebagai wakilnya merangkap Kasie Diskotik dijabat oleh Bapak Yoyo Guharya, setelah RGP Smanda tersebut berdiri dan beroperasi,barulah studio-studio radio pelajar sekolah lain bermunculan menyamarakkan udara suara di Cirebon.
Sesudah itu berturut-turut prestasi demi prestasi diraih oleh SMAN 2 baik di bidang akademi maupun di bidang ekstrakurikuler yang semakin memajukan nama SMUN 2 Cirebon sehingga menjadi sekolah kepercayaan masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Generasi demi generasi terus silih berganti menyempurnakan dan menyemarakkan perjalanan sejarah SMAN 2 Cirebon, dengan segala suka dukanya hingga pada usia ke 38 sekarang ini.

Satu amanat luhur dari pada pendahulu SMAN 2 Cirebon yang berpuluh tahun diperjuangkan dan baru dapat direalisasikan pada saat kepemimpinan Bapak Drs. Soemaljo Iskak sebagai Kepala SMAN 2 Cirebon, yaitu perubahan status kepemilikan tanah/bangunan SMAN 2 Cirebon dengan yayasan Swagati Cirebon, status kepemilikan ditetapkan menjadi hak milik Depdikbud Cq SMAN 2 tersebut , dengan bukti-bukti diterbitkanya sertifikat No. 25 tanggal 17 Juli 1992. Keberhasilan ini dilanjutkan lagi dengan dilaksanakan rehabilitasi total seluruh bagunan lama SMAN 2 Cirebon, mulai bulan Desember 1992 seperti yang kita lihat dan rasakan sekarang ini.

Mudah-mudahan dengan wajah baru dari gedung SMAN 2 Cirebon dan ditunjang dengan semakin berbobotnya para pendidik yang sekarang ada dan rata-rata berusia remaja akan melahirkan tekad dan semagat baru dari seluruh warga SMAN 2 Cirebon untuk lebih giat berkarya, merenda harapan, menggapai masa depan yang cerah dalam merealisasikan terwujudnya cita-cita Nasional......... semoga.
Pimpinan Organisasi Intra Sekolah yang pada waktu itu disebut PPSMA (Persatuan Pelajar SMA) dijabat oleh AMIRUDIN sebagai ketua dan ISMAN HARIBADI sebagai wakilnya. Baru pada tahun 1974 istilah PPSMA diganti dengan nama OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan sebagai ketuanya dijabat oleh ARI TARYONO. Istilah OSIS tersebut berlangsung sampai sekarang dan untuk masa bakti 2002/2003 jabatan ketuanya dipercayakan kepada ananda ASEP ASIKIN. Pada OSIS masa bahti 2002/2003 ini berhasil membuat terobosan baru yaitu mengadakan Organisasi Dewan Keamanan Sekolah untuk angkatan yang ?pertama?, yang diketuai oleh SUKMAWAN. Sedangkan untuk pembuatan lambang Dewan Keamanan Sekolah berhasil dibuat oleh ROLLY MAULANAN AWANGGA pada tahun 2003, ia menjabat sebagai Anggota Dewan Keamanan SMA Negeri 2 Cirebon masa bakti 2002/2003. Untuk masa bakti 2004/2005 jabatan ketuanya adalah ARIEF FARDILLAH .
Viva Smanda...... Semoga Allah SWT selalu memberkati kita semua.

Prestasi lain:
- SMA Negeri 2 Cirebon, sebagai Juara I kelengkapan dan Keberhasilan SMA seluruh Jawa Barat tahun 1976,
- Bapak Bumita Sastradireja, Kepala SMAN 2 Cirebon ditetapkan sebagai guru teladan tingkat Jawa Barat tahun 1976.
- Berdirinya bangunan Mushola, merupakan Mushola sekolah yang pertama di Kotamadya Cirebon.


Daftar Kepala Sekolah yang pernah menjabat di SMAN 2 Cirebon: 

1. Bapak R. Abdullah (1967-1968)
2. Bapak Bumita Sastradireja (1968-1977)
3. Bapak E. Noeroni (1977-1985)
4. Bapak Drs. Soekardi. K (1985-1987)
5. Ibu Dra. Eni Sukaeni (1987-1989)
6. Bapak Drs. Soemaljo Iskak (1990-1996)
7. Bapak K. E. Yustiadi B.A (1997- 1998)
8. Bapak Drs. Hj. Rochaeni (1996-1998)
9. Bapak Drs. Ferry Supeno (1998-2008)
10. Bapak Drs.H.Wirsad Yuniuswoyo, MPd. (2008-2010)
11. Bapak Suroso, S.Pd, MPd. (2010- .......)



VISI DAN MISI SMAN 2 Cirebon 

Visi
Mewujudkan insan Indonesia yang cerdas spiritual, intelektual, dan emosional, serta mampu bersaing secara global.

Misi
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Meningkatkan kecintaan kepada Nusa dan Bangsa
3. Meningkatkan prestasi belajar dan kemandirian
4. Menumbuhkan perilaku yang berakhlak mulia
5. Menumbuhkan sikap kompetitif secara nasional dan internasional


3 komentar:

Monggo, jika berkenan alangkah baiknya pembaca bisa memberikan komentar untuk kebaikan kita bersama